Masih Salah Kaprah, Ini Fungsi Lembaga Keuangan Bank yang Wajib Diketahui

Fungsi lembaga keuangan bank berbeda dengan fungsi bank pada umumnya. Sebab banyak yang mengira bahwa fungsi keduanya hampir sama. Lembaga keuangan bank adalah salah satu badan usaha yang bergerak di bidang keuangan. Adapun kegiatannya adalah menghimpun dana dari masyarakat secara langsung dan memberikan berbagai macam jasa keuangan.

Sama seperti halnya bank umum yang juga memberikan layanan jasa, demikian pula dengan lembaga keuangan. Layanan jasa yang diberikan antara lain jasa kliring, jasa valas, jasa penagihan, jasa pemindahan uang, jasa safe deposit box, travelers cheque dan bank card. Dari pelayanan jasa yang diberikan jelas bahwa terdapat perbedaan antara bank umum dengan lembaga keuangan.

Fungsi lembaga keuangan bank
Fungsi Lembaga Keuangan Bank yang Wajib Untuk Diketahui

Fungsi lembaga keuangan bank

Dalam sebuah negara, aktivitas perekonomian tentunya dibantu dengan keberadaan lembaga keuangan. Lembaga ini berperan dalam mengendalikan peredaran uang sehingga nantinya tidak menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat. Untuk mengetahui fungsi lembaga keuangan bank dalam perekonomian, berikut adalah ulasan singkatnya;

1. Penciptaan uang

Uang yang beredar saat ini adalah bentuk umum uang yang dikenal masyarakat. Namun, dalam sistem perbankan bentuk uang sedikit berbeda. Uang yang diciptakan oleh bank adalah giro yang merupakan alat pembayaran yang dilakukan dengan mekanisme kliring. Adanya kemampuan bank umum dalam membuat giro menjadikannya berperan dalam kebijakan moneter.

Lalu bagaimana fungsi lembaga keuangan bank?fungsi lembaga disini dipegang oleh bank sentral. Adapun fungsinya adalah menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Caranya adalah dengan mempengaruhi kemampuan bank umum dalam menciptakan giro.

2. Penghimpun Dana Simpanan Masyarakat

Fungsi lembaga keuangan bank selanjutnya adalah sebagai penghimpun dana masyarakat. Selama ini dana yang paling banyak dikumpulkan adalah dana tabungan. Umumnya bank di Indonesia memiliki dana simpanan dengan berbagai bentuk, diantaranya adalah giro, deposito berjangka, tabungan, sertifikat deposito dan yang lainnya.

Bank umum mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan dana dengan jumlah lebih besar dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Dana yang telah terkumpul itulah yang nantinya akan disalurkan pada siapa saja yang membutuhkan dalam bentuk kredit. Produk kredit ini yang akan digunakan sebagai modal oleh sebagian besar masyarakat.

3. Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran

Fungsi lembaga keuangan dalam bank yang tidak kalah penting adalah untuk mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dikarenakan salah satu layanan yang diberikan bank umum adalah layanan yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran. Adapun beberapa layanan yang terkenal adalah transfer uang, kliring, penerimaan setoran, pembayaran tunai dan pemberian kredit.

4. Mendukung Kelancaran Transaksi Internasional

Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa fungsi lembaga keuangan bank dapat memfasilitasi transaksi internasional. Entah itu berupa transaksi jasa, barang ataupun modal. Fasilitas tersebut diperlukan karena terkadang transaksi yang terjadi antara dua negara mengalami kesulitan. Baik itu karena perbedaan geografis, jarak, budaya atau sistem moneter masing-masing negara.

Kehadiran bank komersial sebagai lembaga keuangan bank yang beroperasi pada skala internasional dapat memfasilitasi segala penyelesaian transaksi tersebut. Adanya kepentingan dalam transaksi internasional diharapkan dapat ditangani dengan lebih cepat, mudah dan murah. Dari sini fungsi komersial lembaga keuangan bank sangat berarti.

5. Penyedia Jasa Lainnya

Fungsi lembaga keuangan bank yang lain adalah menyediakan jasa layanan lain selain yang umum terjadi di bank. Penyedia layanan lain oleh lembaga ini semakin meningkat dan tersebar luas. Saat ini orang-orang dapat membayar listrik, pulsa telpon, transfer uang atau membayar gaji dengan menggunakan jasa lembaga ini. adanya lembaga ini memberikan rasa aman dan nyaman.

6. Untuk Menyimpan Barang Berharga

Menyimpan barang berharga nyatanya dapat dilakukan di bank karena dirasa lebih aman. Layanan ini ternyata adalah salah satu jenis layanan yang paling awal yang pernah ditawarkan oleh bank. Masyarakat luas dapat menyimpan barang mereka yang berharga, misalnya saja uang, perhiasan atau yang lain. Barang tersebut disimpan dengan aman dalam brankas yang disewa oleh pemilik barang.

Fungsi lembaga keuangan bank
Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Bank

Untuk menjalankan fungsi lembaga keuangan bank, terdapat banyak jenis lembaga keuangan yang berperan. Jenis lembaga keuangan ini adalah beberapa bank yang dikenal masyarakat luas. Selain menempatkan diri sebagai bank umum, bank yang termasuk lembaga keuangan bank juga dapat melaksanakan beberapa fungsi pentingnya. Berikut adalah beberapa jenis lembaga keuangan dalam bank;

1. Bank Sentral

Bank sentral adalah bagian dari lembaga keuangan bank yang penting. Bank ini adalah salah satu lembaga keuangan yang mempunyai tanggung jawab dalam menstabilkan harga dan nilai mata uang suatu negara. Tidak hanya itu, bank sentral juga dapat menetapkan dan menjalankan kebijakan moneter yang nantinya akan berlaku pada suatu negara hingga kondisinya tetap lancar.

Adapun tugas bank sentral yang lain adalah untuk mengatur dan mendorong kelancaran sistem pembayaran produksi. Contoh misalnya memproduksi uang lebih banyak atau bisa juga dengan menaikkan suku bunga dengan tujuan menarik uang yang beredar di masyarakat. Seperti yang telah diketahui peredaran uang yang berlebihan akan mengganggu kestabilan perekonomian.

2. Bank Umum

Bank umum adalah salah satu bank yang menjalankan fungsi lembaga keuangan bank dengan melakukan kegiatan usaha di bidang jasa keuangan. Baik itu secara syariah ataupun konvensional. Bank umum memiliki fungsi antara lain sebagai perantara keuangan dan sebagai lembaga yang menjembatani pihak yang memiliki dana berlebih dengan pihak yang memerlukan dana.

3. Bank Perkreditan Rakyat

Fungsi khusus lembaga keuangan bank dijalankan pula oleh bank perkreditan rakyat atau BPR. Merupakan salah satu jenis bank yang memberikan layanan jasa keuangan dalam bentuk tabungan, simpanan deposito dan simpanan bentuk lainnya. Kemudian simpanan tersebut disalurkan sebagai keperluan modal untuk usaha masyarakat.

Sebagai lembaga keuangan bank, BPR memiliki tugas antara lain menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan atau tabungan, memberikan jasa perbankan dengan prinsip bagi hasil sesuai peraturan pemerintah dan memberikan kredit modal kepada masyarakat. Baik itu untuk perorangan atau badan usaha.

Perbedaan Lembaga Keuangan Bank dengan Lembaga Keuangan Non Bank

Setelah membahas tentang fungsi lembaga keuangan bank, pastinya ada yang bertanya apakah terdapat lembaga keuangan non bank. Lembaga ini memang ada dan berbeda dengan lembaga keuangan bank. Perbedaan keduanya terletak pada fungsi dan tugasnya. Jika lembaga keuangan bank berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, penyalur kredit, mencetak uang dan perantara pembayaran.

Sedangkan fungsi lembaga keuangan non bank adalah menghimpun dana dalam bentuk non uang atau surat berharga. Memberikan kredit dan menjadi perantara bagi perusahaan-perusahaan. Meskipun fungsinya berbeda kedua lembaga ini berperan dan berkontribusi untuk kemajuan perekonomian negara.

Itulah beberapa ulasan tentang fungsi lembaga keuangan bank yang harus diketahui. Dengan mengetahui fungsi tersebut diharapkan dapat memahami antara lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Informasi yang tersaji di atas juga memberikan wawasan bahwa lembaga keuangan memiliki peranan penting dalam menentukan kebijakan moneter sebuah negara.

Tinggalkan komentar